Monday, November 9, 2015

Obat Kanker dari bunga krokus



beritakesehatanalamiSebuah tanaman bunga yang bernama krokus memiliki kemungkinan untuk dipakai sebagai sumber baru dalam pengobatan kanker.
Read more >> Dalam sebuah studi ditemukan, pemberian obat yang diramu dari bunga krokus mampu mengobati tumor secara cepat dan hanya perlu sekali pengobatan. Inilah yang membuat krokus menjadi cukup istimewa.
Menariknya, kandungan dalam bunga ini dapat diterapkan untuk beragam jenis kanker. Dikutip dari laman Okezone, kanker yang bisa diatasi di antaranya kanker payudara, usus, paru-paru, hingga prostat. Para ilmuwan memberi gelar pada obat ini sebagai  “bom pintar”. Pasalnya, selain membunuh sel tumor atau kanker secara tuntas, juga sepertinya bebas efek samping.
Obat yang ditemukan ilmuwan Inggris bernama Profesor Laurence Patterson dari Universitas Bradford ini awalnya diterapkan pada sampel tikus yang memiliki tumor dalam tubuhnya. Pemberian obat dari bunga krokus ternyata mampu membuat sebagian dari mereka sembuh hanya dengan sebuah dosis tunggal.
“Beberapa tikus dengan tumor sembuh dan tidak kembali. Mereka secara efektif disembuhkan.

“Tidak semua dari mereka, tetapi beberapa tikus. Dan itu dosis tunggal, yang tidak lazim,” katanya.
Selanjutnya, obat ini akan diujikan kepada pasien dalam beberapa bulan dan hanya akan tersedia dalam lima tahun. Namun perlu dipahami, bagian yang dipakai sebagai obat adalah colchicines yang ada di bunga krokus. Ektrak krokus di usim gugur tersebut memiliki sifat antikanker. Namun jika penggunaannya sembarangan justru bisa meracuni tubuh manusia.